Tentang Saya

Foto saya
Parepare, Sulawesi Selatan, Indonesia
BAPPEDA KOTA PAREPARE

WELCOME


Rabu, 04 Maret 2009

RENCANA STRATEGIS BIDANG PEREKONOMIAN

VISI BAPPEDA KOTA PAREPARE :

“ Menjadi Institusi Perencana yang menghasilkan perencanaan berbasis publik, berkualitas dan berkomitmen lingkungan”

Makna pernyataan visi :

1        Institusi perencana pembangunan daerah

2        Perencanaan berbasis publik, berkualitas dan berkomitmen lingkungan

MISI BAPPEDA KOTA PAREPARE :

1        Merumuskan kebijakan makro untuk mendukung program pembangunan daerah

2        Mengembangkan sistem perencanaan pembangunan berdasarkan aspirasi masyarakat dan memperhatikan lingkungan.

3        Menciptakan koordinasi yang harmonis antar SKPD dalam perencanaan dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah

4        Meningkatkan kemampuan SDM perencana agar semakin profesional dan akomodatif terhadap dinamika global

 

MISI BIDANG EKONOMI BAPPEDA KOTA PAREPARE

1        Menggali dan memanfaatkan  potensi SDA dan buatan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan

Tujuan :

Mengoptimalkan pemanfaatan SDA dan buatan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, tanpa mengabaikan daya dukung dan kelestarian lingkungan hidup.

Sasaran :

a)      Meningkatnya pemeliharaan  kelestarian fungsi lingkungan hidup

Indikator sasaran :

1)      Tersedianya data dan informasi kerusakan dan pencemaran lingkungan secara periodik

2)      Terbentuknya sistem pengawasan dan pengendalian lingkungan

3)      Tercapainya penurunan kerusakan kawasan budidaya dan kawasan lindung

4)      Tercapainya penurunan pencemaran lingkungan hidup

5)      Tersedianya sarana dan prasarana penunjang

Kebijakan :

Meningkatkan pengendalian dan penanggulangan kerusakan serta pencemaran lingkungan

Program :

1)      Pengawasan dan pengendalian pencemaran lingkungan

2)      Pengawasan dan pengendalian kerusakan  lingkungan

3)      Rehabilitasi kerusakan kawasan budidaya dan kawasan lindung

4)      Penanggulangan abrasi, itrusi dan sedimentasi

5)      Rehabilitasi lahan kritis

6)      Pelaksanaan penerapan amdal

7)      Peningkatan pelayanan kebersihan dan lingkungan

8)      Penyediaan dan pengelolaan ruang terbuka hijau

9)      Pelestarian flora dan fauna

b)      Meningkatnya produktivitas Sumber daya mineral , energi terbaharukan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Indikator sasaran :

1)      Tersedianya data dan informasi pertambangan yang representatif.

2)      Tersusunnya rencana induk pertambangan

3)      Terwujudnya pola pengusahaan pertambangan yang berwawasan lingkungan

4)      Meningkatnya pelayanan izin usaha pertambangan

5)      Meningkatnya pengendalian dan penanggulangan dampak negatif pasca pertambangan

6)      Terbentuknya sistem koordinasi pengawasan dan ketertiban pertambangan

7)      Tersedianya hasil  kajian sumber daya alam mineral dan kelistrikan

8)      Meningkatnya kerjasama pengembangan potensi pertambangan dengan lembaga dan instansi lain.

Kebijakan :

Meningkatkan pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya mineral, energi terbarukan dan memperluas jangkauan pelayanan listrik yang berwawasan lingkungan

Program :

1)      Penataan, pengelolaan pertambangan, energi terbarukan

2)      Peningkatan pelayanan pertambangan dan energi

3)      Kerjasama pengelolaan pertambangan dan energi

4)      Penertiban penambangan  liar dan penambangan habis masa izin

5)      Pengembangan, pembangunan sumber daya listrik

 

c)      Tertibnya pengusaha galian gol c dan kerjasama eksploitasi galian gol c

Indikator sasaran :

1)      Terdaftarnya pengusaha yang mempunyai izin

2)      Terkendalinya luas areal

3)      Terkendalinya volume produksi

4)      Tertatanya lokasi galian

Kebijakan :

Meningkatkan pemanfaatan potensi galian c untuk meningkatkan PAD

Program :

1)      Peningkatan pelayanan perizinan

2)      Penyuluhan ketenagakerjaan pertambangan

3)      Peningkatan eksploitasi pertambangan

 

d)      Meningkatnya pengelolaan sumber daya air secara optimal

Indikator sasaran :

1)      Tersedianya data dan informasi sumber daya air yang representatif.

2)      Meningkatnya penyediaan air baku

3)      Meningkatnya efektifitas dan efesiensi operasi dan pemeliharaan

4)      Meningkatnya kelestarian situ-situ dan meningkatnya kapasitas sungai dan drainase

5)      Tersedianya hasil kajian sumber daya air

Kebijakan :

Meningkatkan pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana sumber daya air

Program :

1)      Pemenuhan kebutuhan air melalui penyediaan dan pengelolaan air baku

2)      Pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi

3)      Eksploitasi, pemeliharaan dan pengendalian sungai, pantai dan sumber-sumber air

4)      Penanggulangan abrasi, itrusi air laut dan sedimentasi aliran air sungai

 

e)      Optimalnya pemanfaatan sumber daya alam hutan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat tanpa mengabaikan daya dukung lingkungan hidup

Indikator sasaran :

1)      Tumbuhnya kesadaran dan tindakan nyata segenap lapisan masyarakat terhadap fungsi dan manfaat hutan

2)      Terselenggaranya tertib pengelolaan dan pengamanan hutan

3)      Meningkatnya upaya rehabilitasi hutan

4)      Terselesaikannya permasalahan hutan

5)      Tersusunnya sistem pengelolaan DAS

Kebijakan :

1)      Meningkatkan pembinaan terhadap masyarakat sekitar hutan

2)      Memulihkan kondisi hutan untuk meningkatkan konservasi sumber daya hutan

3)      Meningkatkan profesionalisme SDM kehutanan dan penataan organisasi bidang kehutanan

Program :

1)      Pemberdayaan potensi hutan

2)      Penanganan kerusakan hutan

3)      Pemanfaatan kawasan hutan

4)      Perlindungan dan pengamanan hutan

5)      Rehabilitasi hutan dan lahan serta konservasi sumber daya hutan

6)      Pengembangan pengelolaan hutan lestari

7)      Pengembangan kelembagaan kehutanan

 

2        Memberdayakan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada potensi lokal dan mekanisme pasar

Tujuan :

1.      Meningkatkan  aktifitas industri serta kegiatan perdagangan dan koperasi UKMK dalam mendukung perekonomian daerah 

Sasaran :

A.      Meningkatnya industri kecil pengrajin

Indikator sasaran :

a)      Meningkatnya unit usaha industri kecil pengrajin

b)      Meningkatnya kemitraan usaha

c)      Meningkatnya investasi di bidang industri kecil / pengrajin

Kebijakan :

Meningkatkan dan mengembangkan produksi industri kecil terutama yang mengolah bahan baku produksi.

Program :

a)      Pengembangan kemitraan usaha

b)      Pengembangan sistem informasi produk

c)      Peningkatan kemampuan teknis usaha

d)      Pengadaan dan penggunaan teknologi industri

 

B.      Meningkatnya kegiatan usaha di bidang perdagangan, jasa perhotelan, restoran dan transportasi

Indikator sasaran :

a)      Meningkatnya unit berbagai usaha perdagangan

b)      Meningkatnya potensi jasa pelayanan perhotelan/restoran

c)      Meningkatnya potensi jasa pelayanan transportasi

d)      Meningkatnya investasi di bidang perdagangan dan jasa

Kebijakan :

Meningkatkan dan mengembangkan promosi serta kerjasama perdagangan dan potensi jasa perhotelan dan transportasi.

Program :

a)      Promosi usaha-usaha potensial

b)      Pendidikan, pelatihan dan kursus sistem perdagangan moderen

c)      Peningkatan kualitas produk

d)      Perluasan akses terhadap pasar

e)      Perbaikan koordinasi antar sektor

 

C.      Meningkatnya koperasi / UKM dalam mendukung perekonomian

Indikator sasaran :

a)      Meningkatnya tingkat kesehatan koperasi / KSP

b)      Meningkatnya jumlah koperasi yang melaksanakan RAT

c)      Meningkatnya klasifikasi koperasi

d)      Meningkatnya jumlah UKM yang dibina

e)      Meningkatnya pendirian koperasi baru

Kebijakan :

Mengembangkan koperasi dan UKM untuk meningkatkan perekonomian

Program :

a)      Peningkatan kemampuan dan pelibatan stakeholder dalam pengembangan koperasi dan UKM

b)      Monitoring dan evaluasi pengembangan koperasi dan UKM

c)      Peningkatan penegakan hukum yang menjamin pelaksanaan UU pengembangan koperasi dan UKM

d)      Pengembangan permodalan koperasi dan UKM

e)      Pengembangan pusat desain dan promosi bagi produk UKM

 

2.      Menciptakan lapangan kerja, tenaga kerja terampil, terdidik dan ketenangan berkerja serta berusaha.

Sasaran :

Terciptanya tenaga kerja yang terampil dan adanya keseimbangan pasar kerja

Indikator sasaran :

a)      Meningkatnya lapangan pekerjaan

b)      Meningkatnya penempatan pencari kerja melalui antar kerja lokal, antar kerja daerah dan antar kerja antar negara.

c)      Meningkatnya tenaga kerja terampil

d)      Meningkatnya jumlah lembaga latihan swasta

Kebijakan :

Menciptakan lapangan kerja yang langsung mewadahi kepentingan masyarakat

Program :

a)      Penciptaan dan pengembangan kesempatan tenaga kerja

b)      Peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja

 

3.      Pengembangan Badan Usaha Milik Daerah

Sasaran :

1)      Meningkatnya kinerja perusahaan daerah

Indikator sasaran :

a)      Jumlah PD, sehat dan tidak sehat

b)      Tertatanya aturan hukum PD

c)      Implementasi korporat plant

Kebijakan :

Meningkatkan kinerja dan daya saing PD sebagai BUMD

Program :

a)      Peningkatan penerimaan pemerintah daerah

b)      Perbaikan sistem manajemen perusahaan daerah

2)      Meningkatnya kinerja PDAM

Indikator sasaran :

a)      Meningkatnya jumlah konsumen

b)      Meningkatnya cakupan pelayanan

c)      Meningkatnya pembayaran utang PDAM

d)      Meningkatnya laba perusahaan

Kebijakan :

Meningkatkan kualitas pelayanan dan pendapatan PDAM

Program :

a)      Peningkatan penerimaan pemerintah daerah

b)      Perbaikan sistem manajemen perusahaan daerah

 

3        Mewujudkan Kota Parepare sebagai daerah agribisnis

Tujuan :

1.      Meningkatkankan produksi pertanian, peternakan, perikanan dan hasil kelautan

Sasaran :

A.      Meningkatnya produksi pertanian tanaman pangan

Indikator sasaran :

a)      Meningkatnya produktivitas padi, palawija dan holtikuktura

b)      Tersusunnya indek pertanaman

c)      Meningkatnya komoditas unggulan

Kebijakan :

Mengembangkan produktivitas pertanian tanaman pangan dan mengembangkan kawasan komoditas unggulan melalui pemberdayaan masyarakat serta memperluas kesempatan lapangan kerja

Program :

a)      Peningkatan produksi komoditi unggulan

b)      Penanganan lahan marginal

c)      Tersedianya hasil kajian –kajian agribisnis

d)      Pengadaan dan penggunaan teknologi

 

B.      Meningkatnya produksi peternakan

Indikator sasaran :

a)      Meningkatnya produksi daging

b)      Meningkatnya produksi telur

c)      Meningkatnya produksi  susu

Kebijakan :

Meningkatkan produktivitas peternakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan permintaan pasar serta menciptakan lapangan kerja dan usaha

Program :

a)      Pengembangan usaha peternakan

b)      Bantuan ternak dan permodalan usaha ternak

c)      Pemberdayaan lahan peternakan

d)      Penyuluhan peternakan

 

C.      Meningkatnya produksi perikanan dan hasil kelautan

Indikator sasaran :

a)      Meningkatnya produksi ikan air tawar

b)      Meningkatnya produksi ikan air laut

c)      Meningkatnya produksi ikan air payau

Kebijakan :

Meningkatkan produktivitas perikanan dan kelautan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan permintaan pasar serta menciptakan lapangan usaha dan pemberdayaan sumber daya kelautan

Program :

a)      Pengembangan usaha perikanan

b)      Pembinaan daerah pesisir pantai

c)      Pengembangan sumber daya , sarana dan prasarana perikanan

 

2.      Mengembangkan kewirausahaan pertanian

Sasaran :

A.      Meningkatnya usaha pertanian, peternakan dan perikanan

Indikator sasaran :

a)      Meningkatnya produktivitas, kualitas dan produksi komoditas unggulan

b)      Meningkatnya investasi pertanian, peternakan

c)      Tersedianya data informasi pasar

d)      Tersedianya pusat pengembangan penelitian dan kajian

e)      Tersedianya sub terminal agribisnis

f)       Tersedianya trading house

g)      Berkembangnya kemitraan

h)      Meningkatnya pengolahan bahan baku menjadi bahan setengah jadi dan bahan jadi

Kebijakan :

Mengembangkan pola kemitraan yang saling menguntungkan dan berkeadilan bagi petani produsen dan konsumen serta meningkatkan peran dan fungsi sarana prasarana yang sudah ada serta mengadakan penelitian dan kajian lapangan

Program :

a)      Pengembangan agribisnis

b)      Pengembangan agribisnis skala perkotaan

c)      Tersedianya hasil kajian –kajian agribisnis

d)      Pengadaan dan penggunaan teknologi

 

B.      Terwujudnya profesionalisme penyuluh pertanian

Indikator sasaran :

a)      Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan penyuluh pertanian PNS

b)      Meningkatnya jumlah penyuluh pertanian swakarsa

Kebijakan :

Meningkatkan kualitas SDM penyuluh pertanian dan meningkatkan peran kelompok tani sebagai penyuluh pertanian swakarsa

Program :

a)      Peningkatan profesionalisme penyuluh pertanian

b)      Peningkatan peran dan fungsi kelompok tani

 

 

4        Mewujudkan Kota Parepare sebagai daerah wisata disertai pelestarian dan pengembangan seni budaya lokal

Tujuan :

Meningkatkan peranan pariwisata dalam menunjang perekonomian daerah

Sasaran :

Meningkatnya kualitas dan kuantitas objek dan daya tarik wisata

Indikator sasaran :

a)      Meningkatnya intensitas pembinaan objek dan daya tarik wisata

b)      Meningkatnya arus kunjungan wisata

c)      Meningkatnya kualitas pelayanan pelaku usaha jasa pariwisata

d)      Bertambahnya lapangan kerja baru

e)      Meningkatnya kontribusi bidang pariwisata kepada PAD

f)       Meningkatkan promosi dan pemasaran produk unggulan potensi pariwisata

g)      Meningkatnya even-even kepariwisataan

Kebijakan :

1.      Meningkatkan rekruitmen investor bidang pariwisata

2.      Meningkatkan sistem perencanaan berdasarkan tata ruang satuan kawasan wisata

3.      Meningkatkan penyelenggaraan aneka wisata dan atraksi wisata

Program :

a)      Pengembangan dan pengelolaan objek dan daya tarik wisata

b)      Pengembangan dan pembangunan sarana dan prasarana pariwisata

c)      Pengembangan sentra-sentra penjualan industri kerajinan, peternakan, pertanian dan makanan khas

d)      Peningkatan kualitas SDM kepariwisataan

e)      Pengembangan pemasaran pariwisata